Agama berasal dari kata “a” dan “gam”. A artinya tidak, gam artinya pergi, Parisada Hindu Dharma Pusat (1967 ; 9). Jadi Agama mengandung pengertian langgeng dan tidak pergi kemana-mana. Konsep agama adalah suatu ajaran yang tetap langgeng, kekal, tidak dipengaruhi oleh tempat dan waktu. Jadi ajaran agama akan tetap ada selama manusia eksis di muka bumi ini. Hal itu disebabkan oleh agama diperlukan oleh manusia untuk menjadi penuntun hidup dari kegelapan atau awidya. + Continue Reading
Archive for the ‘lintas sektoral’ Category
4 jalan mencari Tuhan
sejarah FENG SUI (hong sui)
Feng Shui
adalah ilmu topografi kuno Tiongkok yang mempercayai bagaimana manusia dan Surga (astronomi), dan Bumi (geografi), hidup dalam harmoni untuk membantu memperbaiki hidup dengan menerima Qi positif. Qi terdapat di alam sebagai energi yang tidak terlihat. Qi baik disebut juga nafas kosmik naga. jenis Qi ini dipercaya sebagai pembawa rejeki dan nasib baik. namun ada pula Qi buruk yang disebut Sha Qi pembawa nasib buruk. terdapat berbagai aliran feng Shui, di antaranya adalah Bintang terbang, waktu, dan topografi. + Continue Reading
Sekilas ajaran Sanata dharma
Agama Hindu (Bahasa Sanskerta: Sanātana Dharma सनातन धर्म “Kebenaran Abadi”), dan Vaidika-Dharma (“Pengetahuan Kebenaran”). kata Hindu berakar dari kata Sindhu. Dalam Reg Weda, bangsa Arya menyebut wilayah mereka sebagai Sapta Sindhu (wilayah dengan tujuh sungai di barat daya anak benua India, yang salah satu sungai tersebut bernama sungai Indus). Hal ini mendekati dengan kata Hapta-Hendu yang termuat dalam Zend Avesta (Vendidad: Fargard 1.18) — sastra suci dari kaum Zoroaster di Iran. Pada awalnya kata Hindu merujuk pada masyarakat yang hidup di wilayah sungai Sindhu.
Dalam Agama Hindu ada lima keyakinan dan kepercayaan yang disebut dengan Panca sradha. Panca sradha merupakan keyakinan dasar umat Hindu. Kelima keyakinan tersebut, yakni:
- Widhi Tattwa – percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan segala aspeknya
- Atma Tattwa – percaya dengan adanya jiwa dalam setiap makhluk
- Karmaphala Tattwa – percaya dengan adanya hukum sebab-akibat dalam setiap perbuatan
- Punarbhava Tattwa – percaya dengan adanya proses kelahiran kembali (reinkarnasi)
- Moksa Tattwa – percaya bahwa kebahagiaan tertinggi merupakan tujuan akhir manusia
pidarta sakeng gria agung widya srama – guwang
Sangkaning paswecan Ida Sang Hyang Widhi Wasa lan Ida Bhatara Kawitan sareng sami sida mesadu ajeng iriki ring Griya Agung Widya Srama ri sajeroning sareng – sareng ngastiti ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa lan Ida Bhatara Kawitan dumadak Ida Sasuhunan sweca mangda karya sane kelaksaneyang olih Ida Anak Lingsir sida memargi antar lan labda karya tur semeton sareng sami sida ngamolihang kerahajengan lan kadirgeyusan.
Sedereng nglantur, pinih ajeng tityang ngaturang parama suksma ring;
- Ida Hyang parama Wisesa,
- Ida Bhatara Kawitan lan Leluhur sinamian,
- Ida Pandita Mpu Nabe,
- Dane Jro Mangku Pura Catur Lawa Ratu Pasek, + Continue Reading
Mengapa ber-Meditasi ?
Meditasi dapat menjernihkan sifat asli manusia sebagai mahluk spiritual.
Dalam kejernihan spiritual, cahaya ilahi yang demikian penuh kasih sayang akan memancarkan kekuatannya. Keilahian akan menghancurkan dinding kebodohan. Sebenarnya inilah misi para nabi dan rasul.
Para nabi, rasul, guru suci atau apa pun sebutannya, hadir untuk hancurkan kebodohan atau kejahiliyahan.
Kebodohan adalah jurang pemisah antara manusia dengan Tuhan.
Hanya mahluk bodoh-lah yang menganggap Tuhan begitu jauh, hingga berani menganiaya mahluk hidup, merusak lingkungan, melakukan korupsi, bahkan naik haji dengan uang hasil curian. Ada pula yang bunuh diri demi menemui tuhan. Celakanya, mahluk bodoh ini meledakkan diri di tempat umum hingga memaksa orang lain bertemu tuhan bersama dirinya. + Continue Reading
apa itu Meditasi?
Kata “meditasi” adalah…
bentuk serapan dari bahasa Inggris “meditation”, yang berarti merenungkan atau kontemplasi. Banyak orang salah paham bahwa meditasi berasal dari agama Hindu dan Buddha. Dalam agama Kristen dikenal dengan saat-saat hening (silence), dalam Agama Yahudi ada hari sabat. Dalam Islam dikenal dengan tafakkur, dzikir. Banyak istilah yang mengacu pada ezensi yang sama.
Meditasi adalah…..
juga dari bahasa Latin, meditatio yang berarti merenungkan dan juga berakar dari kata Mederi (kesehatan) dari kata ini pula diserap kata medisin. Jadi jelas meditasi itu sebenarnya baik bagi kesehatan. Dalam bahasa Indonesia, Meditasi, yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah pemusatan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu. Jadi bermeditasi adalah memusatkan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu, tetapi kata meditasi itu lebih dikenal dengan nama samedi yang diserap dari bahasa Sansekerta, samadhi yang juga disebut dhyana atau pranayama. Samedi itu artinya meditasi dalam bahasa Sangsekerta atau dalam bahasa Ibrani = hagah.
Dalam Alkitab bahasa Inggris perkataan tsb diterjemahkan sebagai Meditation. + Continue Reading
Kronologi Pewahyuan dan Penulisan Veda
kronologi pewahyuan Veda
Menurut beberapa sumber, veda yang merupakan kitab suci ajaran Sanātana Dharma सनातन धर्म pertamakali diwahyukan kedunia kira2 155,52 Triliun Tahun SM. Yang pertama kali diturunkan melalui sabda, sehingga weda tersebut kemudian dikenal dengan sebutan Vedasruti. Sabda suci ajaran – ajaran Veda (Vedasruti) terutama diterima oleh tujuh orang Rsi yang dikenal dengan sebutan Sapta Rsi. Adapun rsi tersebut diantaranya:
- Rsi Grtsamada
- Rsi Visvamitra
- Rsi Vamadewa
- Rsi Atri + Continue Reading
Pernikahan menurut pandangan orang Bali
Pernikahan menurut pandangan orang Hindu Bali
PENDAHULUAN
Sam jaaspatyam suyamam astu devah (Rgveda X. 85. 23)
Hyang Widhi, semoga kehidupan pernikahan ini tenteram dan bahagia.
Asthuuri no gaarhapatyaani santu (Rgveda VI. 15. 19)
Semoga hubungan suami-istri ini tidak pernah putus dan berlangsung selamanya.
Ihaiva stam maa vi yaustam, Visvaam aayur vyasnutam, kriidantau putrair naptrbhih, modamaanau sve grhe (Rgveda X. 85. 42)
Semoga pasangan suami-istri ini tetap erat dan tak pernah terpisahkan, mencapai kehidupan yang penuh kebahagiaan, tinggal di rumah dengan hati gembira, dan bersama bermain dengan anak-anak dan cucu-cucu. + Continue Reading
Kajian Nilai dan Makna Filosofis Kisah Mahabharata
Kajian Nilai dan Makna Filosofis Kisah Mahabharata
MAHABHARATA merupakan sastra klasik India ( kitab Veda itihasa ) yang besar sekali pengaruhnya terhadap khasanah sastra Jawa Kuna, disamping Ramayana. Mahabharata disebut juga Astadasaparwa karena ceritanya dibagi kedalam 18 parwa. kisah Mahabharata, adalah yang terbesar, terpanjang dan salah satu dari dua epos Sansekerta utama dari India kuno, yang lainnya adalah Ramayana. Dengan lebih dari 74.000 ayat, ditambah ayat-ayat prosa yang panjang, atau 1,8 juta kata dalam jumlah, adalah salah satu puisi epik terpanjang di dunia.
Ini berisi delapan belas Parwa (astadasaparwa) atau bagian, yaitu.,
- Adi-Parwa = Pendahuluan, kisah Raja Manu dan lahir serta dibesarkan Keturunan Manu (Pandawa-Korawa).
- Sabha-Parwa = Pandawa membangun istana indraprasta, permainan judi, dan hidup di pengasingan. Diceritakan pula Saat yudistrira menyelamatkan para saudaranya dari kematian diuji dengan pertanyaan tentang Dharma kehidupan oleh Dewata. + Continue Reading
Antara kewajiban dan kebutuhan hidup
Antara kewajiban dan kebutuhan hidup merupakan pilihan yang sangat susah, bagai ujung pisau bermata dua. Seperti yang sudah diketahui, tujuan umat hindu adalah “Moksatam jagadhitayasca iti dharma” yang maksudnya mencapai kebebasan (moksa) dan kebahagian/ kemakmuran dunia dengan jalan dharma. Melihat tujuan tersebut terdapat dua point pokok yang saling bersinggungan. Satu sisi umat mengharapkan kebebasan dari penderitaan (moksa) tapi di sisilain tetap ingin menikmati kebahagiaan duniawi. Untuk mencapai kedua itulah maka jalan dharma sangat diperlukan.
Sekarang masalahnya adalah, apa itu dharma?
Asal kata dharma ini sebenarnya berasal dari bahasa sansekerta, dari urat kata “dhr” yang artinya menjunjung, memangku, mengatur, memelihara dan menuntun. Dharma berarti hukum, hukum yang mengatur dan memelihara serta memusnahkan atau mengembalikan alam semesta beserta isinya kepada asalnya. + Continue Reading
Metode Beragama dalam Veda
Metode Beragama dalam Veda
Dalam ajaran Sanātana Dharma सनातन धर्म atau yang lebih dikenal dengan sebutan agama Hindu terdapat konsepsi ajaran yang disebut Tri Pramana.
“Tri” artinya tiga, “Pramana” artinya jalan, cara, atau ukuran. Jadi Tri Pramana adalah tiga jalan/ cara untuk mengetahui hakekat kebenaran sesuatu, baik nyata maupun abstrak yang meliputi:
- Agama Pramana
- Anumana Pramana
- Pratyaksa Pramana
Dalam Wrhaspati Tattwa sloka 26 disebutkan:
Pratyaksanumanasca krtan tad wacanagamah pramananitriwidamproktam tat samyajnanam uttamam. Ikang sang kahanan dening pramana telu, ngaranya, pratyaksanumanagama.
Adapun orang yang dikatakan memiliki tiga cara untuk mendapat pengetahuan yang disebut Pratyaksa, Anumana, dan Agama. + Continue Reading
Penyebaran Musik India ke Eropa
Penyebaran Musik India ke Eropa
Banyak hal yang kita nikmati setiap hari dapat ditelusuri kembali ke peradaban Veda. Sebagai contoh, musik bersumber dari Sama-veda.
Sama-veda meletakkan dasar-dasar aturan musik karena banyak ayat-ayat Veda ini dinyanyikan oleh para pendeta saat dilakukan ritual-ritual pemujaan api.
Banyak personalitas ilahi dalam Veda juga digambarkan sambil memegang alat musik, seperti
- Lord Krishna dengan flute-Nya,
- Dewi Saraswati dengan rebab-nya,
- begitu juga dengan pertapa lintas kosmis Narada Muni.
- Shiva sering digambarkan sedang menari mengikuti irama drum, atau sedang menabuh drum-nya. + Continue Reading
Vedic Ion Machine
Vedic Ion Machine
Namaste,
Satu lagi hal yang sangat menarik tentang betapa majunya ilmu pengetahuan Veda dilaporkan di dalam Ancient Skies, sebuah majalah dua-bulanan diterbitkan oleh Ancient Astronout Society di Highland Park, Illinois. Sebuah artikel oleh Bhalchandra Patwardhan, dimuat ulang dalam Annual Research Journal-1997 dari Institute For Rewriting Indian (And World) History, menerangkan tentang Vedic Ion Engine.
Terdapat ayat-ayat dari bab ke-sepuluh Rig-veda yang merujuk kepada Seni Penerbangan, dan wahana yang dipakai untuk mampu melakukannya. Rishi Agung Bharadwaja menulis komentarnya, dalam sebuah buku bernama Yantra Vidya (Science of Machines), di dalamnya ia menjelaskan mekanisme yang menyediakan impulse yang diperlukan sebagai penggerak, serta kombinasi dari delapan sub-pasangan dan menggunakan prinsip interaksi antara energi surya dan Mercuri. Naskah kuno yang dikenal sebagai Vymaanika-Shastra memuat petunjuk-petunjuk detil dalam membangun sebuah mesin vortex mercuri (mercury vortex engine). + Continue Reading
Satuan Ukuran dalam pustaka Veda (Material Science)
Satuan Ukuran dalam pustaka Veda (Material Science)
Sebagaimana kita ketahui. Veda berasal dari kata “Vid” yang berarti “mengetahui” dan “Veda” sendiri berarti “ilmu pengetahuan”. Dalam pengertian semantik, Veda berarti pengetahuan suci, kebenaran sejati, kebijakan tertinggi atau pengetahuan spritual sejati tentang kebenaran abadi.
Veda terdiri dari 2 jenis pengetahuan, yaitu
pengetahuan rohani (Spiritual Science) tentang Tuhan, Atman dan hubungannya yang disebut “Para Vidya” dan pengetahuan tentang dunia material (Material Science) dan aturan-aturan kehidupan yang disebut “Apara Vidya”. + Continue Reading
Nuklir Prasejarah – bukti kehebatan Ilmu Pengetahuan zaman Veda
Nuklir Prasejarah – bukti kehebatan Ilmu Pengetahuan zaman Veda
Reaktor Nuklir Prasejarah
Apa sich nuklir itu?
Orang awam selalu mengidentikkan nuklir sebagai suatu yang serem, sebagai senjata pemusnah masal. Padahal saat ini nuklir lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan damai. Seperti contohnya pemanfaatan nuklir untuk pembangkit listrik, radioterapi dan radiologi (kedokteran nuklir), sumber bahan bakar kendaraan seperti kapal selam Russia, kapal induk Amerika dan pesawat antariksa, teknik NDT (uji tidak merusak) dan bahkan baterai yang dapat berumur ribuan kali batarai yang ada dipasaran saat ini. + Continue Reading
Penciptaan Alam Semesta Menurut Agama Hindu
Penciptaan Alam Semesta Menurut Veda
Dalam Matsya Purana 2.25-30, penciptaan diceritakan terjadi setelah Mahapralaya, leburnya alam semesta, kegelapan di mana-mana. Semuanya dalam keadaan tidur. Tidak ada materi apapun, baik yang bergerak maupun tak bergerak. Lalu Svayambhu, self being, menjelma, yang merupakan bentuk di luar indra. Ia menciptakan air/cairan pertama kali, dan menciptakan bibit penciptaan di dalamnya. Bibit itu tumbuh menjadi telur emas. Lalu Svayambhu memasuki telur itu, dan disebut Visnu karena memasukinya.
Chandogya Upanisad 3.14.1 menyatakan bahwa semuanya adalah Brahman. + Continue Reading
Menyembah Alam? Yang Benar Menyembahyangi Alam
Menyembah Alam?
Yang Benar Menyembahyangi Alam…
Orang Hindu menyembahyangi air, tanah, pohon, api dan sebagainya.
- Hal apa yang telah mereka berikan terhadap alam yang telah memberikan penghidupan bagi manusia?
- Dan balasan apakah yang dapat kita berikan kepada alam?Mungkinkah uang atau balasan lain yang berbentuk fisik?
Tri Hita Karana dalam agama Hindu mengajarkan berinteraksi yang baik dengan alam dengan dua cara yaitu agamais dan praktis. Agamais yaitu dengan melakukan sembah sujud bhakti secara langsung kepada alam dengan berbagai macam upacara (yajna). Praktis yaitu dengan melestarikan alam baik menjaga kebersihan dan keutuhan. + Continue Reading
Manu dan Adam, Keturunan Manakah Kita Secara Ilmiah?
Manu dan Adam
Keturunan Manakah Kita Secara Ilmiah?
Om Swastyastu,
Melihat banyaknya teori asal-usul manusia, rasa heran menyelimuti hati saya karena banyak teman Hindu yang seakan-akan tidak percaya dengan agama sendiri bahwa manusia pertama adalah Manu. Jika alasannya memang ingin berpikir ilmiah, itu bagus dan wajar maka marilah kita berpikir ilmiah. Untuk mengetahui sesuatu itu ilmiah tidaknya, bukankah kita perlu dukungan bukti? Di samping itu, masih ada lagi yang dapat mendukung yaitu teori ilmu pengetahuan modern dan pendapat para ilmuwan Barat.
Dari ratusan ilmuwan, berikut adalah pendapat dari tiga orang tokoh:
- Gerald Heard mengatakan, ”Vedanta sangat ilmiah tentang – hukum-hukum yang mengatur alam semesta.”
- Dr. Kenneth Walker yang menyanjung kebijaksanaan Veda dan mengatakan, ”Vedanta merupakan suatu usaha untuk meringkas seluruh pengetahuan manusia dan membuat manfaat seluruh pengalaman manusia. Pada suatu saat ia adalah agama, pada saat lainnya filsafat dan saat lainnya lagi ilmu pengetahuan.” Dengan kata lain tiga pilar ilmu pengetahuan dunia, terdapat di dalam kitab suci Hindu (Veda) yaitu ontologi, epistemologi dan aksiologi.
- Ralph Waldo Emerson: “Veda memuliakan hidup kita. Seluruh filsafat dan ilmu pengetahuan Barat tampak kecil dan tak berarti di hadapan Veda. Seluruh manusia di bumi ini harus kembali ke Veda.” + Continue Reading










