Agama berasal dari kata “a” dan “gam”. A artinya tidak, gam artinya pergi, Parisada Hindu Dharma Pusat (1967 ; 9). Jadi Agama mengandung pengertian langgeng dan tidak pergi kemana-mana. Konsep agama adalah suatu ajaran yang tetap langgeng, kekal, tidak dipengaruhi oleh tempat dan waktu. Jadi ajaran agama akan tetap ada selama manusia eksis di muka bumi ini. Hal itu disebabkan oleh agama diperlukan oleh manusia untuk menjadi penuntun hidup dari kegelapan atau awidya. + Continue Reading
Archive for the ‘Hukum Universal’ Category
4 jalan mencari Tuhan
perbuatan yang baik dan buruk
Subha dan Asubha Karma
(perbuatan yang baik dan buruk)
Pada dasarnya sesuai dengan siklus rwabhineda, perbuatan itu terjadi dari dua sisi yang berbeda, yaitu perbuatan baik dan perbuatan yang tidak baik. Perbuatan baik ini disebut dengan Cubha Karma, sedangkan perbuatan yang tidak baik disebut dengan Acubha Karma. Siklus Subha dan Asubhakarma ini selalu saling berhubungan satu sama lain dan tidak dipisahkan. + Continue Reading
Percaya adanya Moksa
Percaya adanya Moksa
Moksa (penyatuan) merupakan Point Kelima dari pokok kepercayaan Agama Hindu (Panca Srada).
Dalam Weda disebutkan: “Moksartham Jagadhitaya ca itu dharma”, maka Moksa merupakan tujuan yang tertinggi.
Moksa ialah kebebasan dari keterikatan benda-benda yang bersifat duniawi dan terlepasnya Atman danri pengaruh maya serta bersatu kembali dengan sumber-Nya, + Continue Reading
Percaya Adanya Reinkarnasi
Percaya Adanya Punarbhawa
Reinkarnasi/Samsara merupakan Point Keempat dari pokok kepercayaan Agama Hindu (Panca Srada).
Punarbhawa berarti kelahiran yang berulang-ulang, yang disebut juga penitisan kembali (reinkarnasi) atau Samsara.
Di dalam Weda disebutkan bahwa “Penjelmaan jiwatman yang berulang-ulang di dunia ini atau didunia yang lebih tinggi disebut Samsara. + Continue Reading
Percaya adanya Hukum Karmaphala
Percaya adanya Hukum Karmaphala
Karma Phala Tatwa merupakan Point Ketiga dari pokok kepercayaan Agama Hindu (Panca Srada)
Segala gerak atau aktivitas yang dilakukan, disengaja atau tidak, baik atau buruk, benar atau salah, disadari atau diluar kesadaran, kesemuanya itu disebut “Karma”. Ditinjau dari segi ethimologinya, kata karma berasal dari kata “Kr” (bahasa sansekerta), yang artinya bergerak atau berbuat. Menurut Hukum Sebab Akibat, maka segala sebab pasti akan membuat akibat. Demikianlah sebab dari suatu gerak atau perbuatan akan menimbulkan akibat, buah, hasil atau pahala. Hukum sebab akibat inilah yang disebut dengan Hukum Karma Phala. + Continue Reading
Penelitian Ilmiah Reinkarnasi Kehidupan
Penelitian Ilmiah Reinkarnasi Kehidupan
Reikarnasi/Punarbhawa/Samsara berarti kelahiran yang berulang-ulang, yang disebut juga penitisan kembali (reinkarnasi) atau Samsara.
Di dalam Weda disebutkan bahwa “Penjelmaan jiwatman yang berulang-ulang di dunia ini atau di dunia yang lebih tinggi disebut Samsara. Kelahiran yang berulang-ulang ini membawa akibat suka dan duka. Samsara atau Punarbhawa ini terjadi oleh karena Jiwatman masih dipengaruhi oleh kenikmatan, dan kematian diikuti oleh kelahiran”. + Continue Reading
Reinkarnasi, apakah itu???
Reinkarnasi, apakah itu???
Reinkarnasi (dari bahasa Latin untuk “lahir kembali” atau “kelahiran semula”) atau t(um)itis, merujuk kepada kepercayaan bahwa seseorang itu akan mati dan dilahirkan kembali dalam bentuk kehidupan lain. Yang dilahirkan itu bukanlah wujud fisik sebagaimana keberadaan kita saat ini. Yang lahir kembali itu adalah jiwa orang tersebut yang kemudian mengambil wujud tertentu sesuai dengan hasil pebuatannya terdahulu.
Terdapat dua aliran utama yaitu + Continue Reading
Ada Indikasi bahwa Islam juga mengenal Reinkarnasi
Ada Indikasi bahwa Islam juga mengenal Reinkarnasi
“Kelahiran sekali di dunia ini lebih mengherankan daripada kelahiran dua kali”(VOLTAIRE – 1694-1778)
Sebagai seorang hamba Tuhan, manusia dikaruniai “sesuatu” yang merupakan manifestasi Tuhan. Ada yang menyebutnya “RUH” ( maaf bila salah dalam penulisan), mungkin ada yang menyebut mata bathin, ada yang bilang “kesadaran”. ..it’s OK. + Continue Reading
Karma – hukum alam
Karma
Oleh : Ngakan Putu Putra
Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti suatu ceramah yang cukup serius: tentang bagaimana menentukan seseorang itu miskin? Apa kriteria seorang disebut miskin? Kriteria ini diperlukan oleh pemerintah untuk memberi bantuan langsung tunai (BLT) terkait dengan kenaikan harga BBM. Para ahli dari berbagai bidang dikumpulkan. Berbagai teori dibahas. Akhirnya disimpulkan seorang atau satu keluarga disebut miskin bila rumahnya masih berlantai tanah. + Continue Reading
Karma sebuah proses
PROSES PERPINDAHAN AMAT HALUS
Veda menyatakan bahwa proses perpindahan sang makhluk hidup (jiva) dari badan jasmani kasar lama yang telah usang dan rusak ke badan jasmani kasar baru dengan berkendaraan badan halus, adalah proses amat halus dan berada diluar pengamatan indriya-indriya jasmani kasar. + Continue Reading
Kesempatan Melunasi Hutang Karma
Reinkarnasi / Punarbhawa
Kesempatan Melunasi Hutang Karma
Kelahiran kembali ke dunia fana atau alam material akibat hutang karma yang belum lunas, oleh Veda disebut punarbhava (punar = lagi, dan bhava =lahir, menitis atau menjelma). + Continue Reading
Karma Phala dan reinkarnasi
Karma Phala dan Punarbhawa/
reinkarnasi (kelahiran kembali ke dunia)
Kenapa ada orang-orang yang tidak pernah berbuat curang, dusta, korup, amoral atau jahat selama hidupnya, ternyata mengalami nasib sial, hidup sengsara dan ditimpa bermacam-macam kesusahan, sedangkan banyak orang yang nyanyata-nyata hidup berdosa malahan hidup makmur, enak, nyaman dan senang? + Continue Reading
Karma Phala merupakan Hukum Universal
Karma Phala
merupakan Hukum Universal
Dalam melangsungkan kehidupan, maka kita senantiasa melakukan bermacam-macam gerak dan aktivitas. Gerak dan aktivitas yang kita laksanakan itu pada umumnya untuk memenuhi segala kepuasan dan kenikmatan hidupnya secara lahir dan bhatin, yang disesuaikan dengan pandangan dan kebutuhan hidup masing-masing. + Continue Reading







